Tuesday, March 19, 2013

CONTOH BERITA YANG MENGANDUNG UNSUR 5W + 1H


Gudang PT Armalindo di Muara Baru Terbakar

JAKARTA, KOMPAS.com —  Kebakaran terjadi pada gudang PT Armalindo di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, milik seorang pengusaha Sugito Wahid, Selasa (18/12/2012).
Kebakaran di gudang itu lebih didominasi oleh kepulan asap, dan diduga disebabkan oleh korsleting pada panel listrik di gudang itu. Sebelumnya, pada Selasa pagi, Indomaret di Jalan Pusdiklat Depnaker, Kampung Makassar, Jakarta Timur, juga terbakar dengan mengepulkan asap cukup banyak.

Lima unit mobil pemadam kebakaran diluncurkan ke gudang di kawasan Muara Baru itu. Namun, setelah diperiksa, kata Alwi, seorang petugas piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara  tak menemukan titik api, tetapi hanya menemukan kepulan asap dari panel listrik.
"Kebakaran di panel listrik itu bisa langsung ditangani. Kerugiannya ditaksir hanya sekitar Rp 1 juta berupa kerusakan pada panel listrik," kata Alwi.

Menurut pejabat fungsional Distribusi PLN Jakarta-Tangerang, Riza Indriawan, kepulan asap yang muncul dari panel listrik itu umumnya  disebabkan penggunaan kabel listrik yang standar. Dari beberapa kasus, itu biasanya disebabkan penggunaan kabel listrik yang tak sebanding dengan arus listrik yang mengalir.

"Biasanya yang dipakai itu kabel kecil, tetapi ampere-nya besar. Karena tak sebanding, kabel ini tak kuat dan memanas sehingga bisa jadi meleleh dan berasap," ujarnya.
Riza mengungkapkan sangat penting memerhatikan ukuran kabel yang akan digunakan dalam instalasi panel listrik. Pasalnya, kabel itu akan ditanam di dalam tembok bangunan sehingga tak mudah untuk mengawasinya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran pada panel listrik,  warga sebaiknya menggunakan kabel standar PLN yang berlabel SPLN atau SNI.
"Ukuran kabel juga diperhatikan. Jangan sampai pakai ukuran kabel yang kecil, sementara ampere atau MCB-nya besar," katanya. Sementara itu, untuk pemeriksaan lebih lanjut, Indomaret di Jalan Pusdiklat Depnaker dikelilingi pita garis polisi.
Komisaris Didi Hariyadi dari Humas Polres Jakarta Timur mengatakan, tim Pusat Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya akan memeriksa secara pasti penyebab kebakaran di toko waralaba tersebut. "Jadi toko itu belum bisa dioperasikan kembali," ucapnya.

5W +1H
  • What (Apa):  Apa peristiwa yang terjadi?
  • When (Kapan): Kapan peristiwa itu terjadi?
  • Where (Dimana): Dimana peristiwa itu terjadi?
  • Who (Siapa): Siapa korban dalam peristiwa itu?
  • Why (Mengapa): Mengapa peristiwa itu bisa terjadi?
  • How (Bagaimana): Bagaimana antisipasi agar peristiwa itu tidak terjadi lagi?

 Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2012/12/18/16584687/Gudang.PT.Armalindo.di.Muara.Baru.Terbakar.
(downloaded 19/03/2013 at 21:09pm)



Monday, March 11, 2013

REVIEW MATERI PERTEMUAN KE-1



Mata Kuliah Komp. Lembaga Keu. Perbankan
Dosen Dr. Prihantoro, S.E., M.M.

Nama: Theresia Juliana (16210874)
Kelas: 3EA09

Beberapa fungsi atau kegunaan uang di dalam masyarakat yaitu, sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai kekayaan atau kemakmuran. Uang sebagai kekayaan atau kemakmuran dapat terlihat dari seseorang yang semakin orang tersebut mempunyai banyak uang, maka semakin kaya dan makmur lah orang tersebut.

Jika dalam suatu kondisi ada seorang yang berkekurangan, dalam artian memiliki sedikit uang dan ada seorang lagi yang berkelebihan, dalam artian memiliki banyak uang. Orang yang memiliki sedikit uang ingin meminjam uang kepada orang yang memiliki banyak uang, maka harus ada syaratnya juga. Syarat tersebut dinamakan double coincidence, yaitu trust dan fund. Trust (kepercayaan) dibutuhkan jika kita ingin meminjamkan uang kepada orang lain, yang terlebih pentingnya lagi kita harus mengenal orang yang mau meminjam uang. Biasanya jika tidak mengenal atau jika tidak percaya kepada orang tersebut, maka pinjaman tidak akan diberikan. Hal itu dilakukan untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan. Selain trust (kepercayaan), fund (dana) juga harus ada. Walaupun kita percaya kepada orang yang mau meminjam uang, tapi jika kita tidak memiliki dana sesuai dengan nominal yang dibutuhkan maka tidak bisa terlaksana. Jadi, dua hal tersebut sangat dibutuhkan.

Uang tidak hanya dalam bentuk kertas, tapi bisa juga dalam bentuk tabungan di bank, giro, deposito, saham, obligasi, atau investasi lainnya. Saham adalah tanda kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan. Keuntungan dari saham adalah dividen dan capital gain. Dividen adalah keuntungan yang dihasilkan perusahaan dan dibagikan setiap tahun, sedangkan capital gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual saham saat transaksi.

Jumlah nominal tabungan, giro, dan deposito nilainya selalu lebih kecil dari nilai saham dan obligasi. Untuk nilai saham dan obligasi, nilainya selalu lebih kecil dari nilai kredit. Jika melakukan kredit atau pinjaman maka akan dikenakan diskonto, yaitu bunga yang dibayar dimuka.